101 Bukti Yesus Bukan Tuhan
Menurut Al Qur'an & Alkitab
Menurut Al Qur'an & Alkitab
1.Silsilah Yesus
Kristus
Inilah silsilah
Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham. Abraham memperanak Ishak, Ishak
memperanak Yakub, Yakub memperanak Yehuda dan saudara-saudaranya …. Yakub
memperanak Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kritus …… (Matius 1 : 1 …… dst).
Sebenarnya
silsilah Yesus (Nabi Isa as) hanya bisa dinisbatkan kepada ibunya Maryam karena
kelahiran beliau tidak melalui hubungan biologis. Yesus (Nabi Isa) lahir dari
kalamullah maka lebih pantas disebut Yesus (Isa) bin Maryam, bukannya Isa
(Yesus) bin Yusuf. Karena ia dilahirkan oleh manusia, maka Yesus adalah 100%
manusia dan bukan Tuhan !
Yang namanya
Tuhan (Allah), mustahil bersilsilah, Dia tidak berawal dan tidak berakhir. Maka
kesimpulannya adalah sebagai berikut :
-
Setiap yang bersilsilah, pasti dia bukan Tuhan !
-
Yesus bersilsilah, berarti Yesus bukan Tuhan !!
Dalam Qs. 57 Al Hadiid ayat
3 dijelaskan sebagai berikut :
"Dialah Yang Awal
dan Yang Akhir dan Yang Batin dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu."
(Qs. 57 Al Hadiid 3)
Ayat tersebut
menjelaskan, hanya Allah saja yang tidak berawal dan tidak berakhir, sementara
Yesus (Nabi Isa) berawal dan berakhir. Berawal dari kelahirannya dan berakhir
dengan kematiannya.
1. Setiap yang berawal dan berakhir,
pasti bukan Tuhan !
2. Yesus berawal dan berakhir,
berarti Yesus bukan Tuhan !!
2. Kelahiran Yesus
Kristus
"Ia akan melahirkan anak
laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan
menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka."
(Matius 1 : 21).
Ayat tersebut
merupakan nubuat Allah buat Maryam bahwa ia akan melahirkan anak laki-laki yang
bernama Yesus, sebagai penyelamat Umat yaitu Bani Israel.
-
Setiap yang dilahirkan, pasti bukan Tuhan.
-
Yesus dilahirkan, berarti Yesus bukan Tuhan.
-
Yesus menjadi penyelamat umatnya (Bani Israel) berarti Yesus hanya seorang utusan Tuhan, manusia biasa dan bukan Tuhan.
Al Qur'an juga
menginformasikan kelahiran Yesus sebagai berikut :
"(Jibril) berkata, "Aku hanyalah
utusan Tuhan-mu untuk memberikan kepadamu seorang anak laki-laki yang suci."
(Qs 19 Maryam 19).
"Dan engkau Betlehem, tanah
Yehuda, engkau sekali-ali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang
memerintah Yehuda, karena daripadamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan
menggembalakan umatKu Israel." (Matius
2:6).
Yesus
dinubuatkan Tuhan untuk menjadi seorang pemimpin yang akan menggembalakan
umatnya Israel.
-
Setiap yang dinubuatkan Tuhan, pasti bukan Tuhan.
-
Yesus dinubuatkan Tuhan, berarti Yesus bukan Tuhan.
-
Setiap yang dijadikan penggembala bagi umat Israel, pasti bukan Tuhan.
-
Yesus dijadikan penggembala bagi Israel, berarti Yesus bukan Tuha.
"Maka datanglah
Yesus dari Galilea ke Yordan kepada Yohanes untuk dibabtis olehnya." (Matius 3:13).
Kalau Yesus itu
Tuhan, mestinya Yesus yang membaptis Yohanes, bukan sebaliknya. Setiap orang
baru memasuki wilayah suatu agama, pintu pertama yang harus dia lewati yaitu
"pembabtisan", yang kalau dalah Islam "Bersyahadat". Jika Yesus itu Tuhan, tentu
tidak perlu Tuhan harus dibabtis.
-
Setiap yang dibabtis, pasti bukan Tuhan.
-
Yesus dibabtis, berarti Yesus bukan Tuhan.5. Yesus dikasihi oleh Tuhan."Lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan : "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah AKu berkenan." (Matius 3:17).Suara yang terdengar dari langit itu adalah suara Tuhanyang mengasihi dan berkenan terhadap anak-Nya yaitu Yesus. Jika Yesus itu Tuhan, suara Tuhan yang mana lagi yang ia dengar? Bukankah Tuhan itu hanya satu?
-
Setiap yang mendengar suara Tuhan, pasti bukan Tuhan.
-
Yesus mendengar suara Tuhan, berarti Yesus bukan Tuhan.
-
Setiap yang dikasihi Tuhan, pasti bukan Tuhan.
-
esus dikasihi oleh Tuhan, berarti Yesus bukan Tuhan.
"Maka Yesus dibawa oleh Roh ke
padang gurun untuk dicobai Iblis."
(Matius 4:1).
Jika Yesus itu
Tuhan, mestinya Tuhanlah yang mencobai Iblis, bukan sebaliknya. Sangat tidak
rasional jikat Tuhan harus dicobai oleh Iblis. Sebagai seorang Nabi atau Rasul,
tentu sangat wajar jika Yesus dicobai Iblis karena dia hanya seorang yang diutus
oleh Tuhan.
-
Setiap yang di coba oleh iblis, pasti bukan Tuhan.
-
Yesus di coba oleh Iblis, berarti Yesus bukan Tuhan.
"Dan setelah
berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus."
(Matius 4:2).
Jika Yesus itu
Tuhan, tentu tidak perlu Tuhan harus berpuasa dan merasa lapar. Yang berpuasa
dan merasa lapara adalah sifat manusia.
-
Setiap yang berpuasa dan lapar, pasti bukan Tuhan.
-
Yesus berpuasa dan merasakan lapar, berarti Yesus bukan Tuhan.
"Kemudian Iblis membawa-Nya ke
kota Suci dan menempatkan Dia di
bubungan Bait Allah." (Matius 4:5)
Jika Yesus itu
Tuhan, tidak mungkin Tuhan bisa dibawa-bawa oleh Iblis, apalagi ditempatkan oleh
iblis di atas bubungan Bait Allah. Jika dia Tuhan, mana kekuasaannya sampai dia
bisa dbawa-bawa oleh iblis? Hal ini terkesan seperti main-main saja, apalagi
iblis memerintahkan agar Yesus meloncat dari bubungan Bait Allah.
-
Setiap yang ditempatkan iblis ke atas bubungan Bait Allah, pasti dia bukan Tuhan.
-
Yesus ditempatkan oleh iblis ke atas bubungan Bait Allah, berarti Yesus bukan Tuhan.
"Dan Iblis
membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya
semua kerajaan dunia dengan kemegahannya." (Matius
4:8).
Seandainya Yesus
itu Tuhan, tidak mungkin dia bisa dibawa-bawa oleh iblis, apalagi sampai
ditempatkan oleh iblis di atas gunung yang sangat tinggi.
-
Setiap yang dibawa-bawa oleh iblis ke atas gunung, pasti bukan Tuhan.
-
Yesus dibawa-bawa oleh iblis ke atas gunung, berarti Yesus bukan Tuhan.10. Yesus menyuruh hanya menyembah kepada Allah."Maka berkatalah Yesus kepadanya :"Enyahlah Iblis! Sebab ada tertulis : Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya Dia sajalah engkau berbakti!". (Matius 4:10).Yesus menghardik dan menyuruh Iblis untuk menyembah hanya kepada Allah saja. Ini berarti iblispun tahu bahwa Yesus mengajarkan tauhid dan dia bukan Tuhan atau Allah yang harus disembah. Jika Yesus itu Tuhan, tentu kata-katanya kepada Iblis sebagai berikut, "Enyahlah Iblis! Sebab ada tertulis : Engkau harus menyembah Aku, sebab hanya kepadaKu sajalah engkau berbakti!"
-
Setiap yang menyuruh menyembah kepada Tuhan, berarti bukan Tuhan!
-
Yesus menyuruh menyembah kepada Tuhan, berarti Yesus bukan Tuhan!
Dalam Al Qur'an
surat Az Zuhruf 63-64 :
Dan ketika Isa
datang membawa keterangan-keterangan, dia berkata, "Sesungguhnya aku datang
kepadamu dengan hikmah[1364] dan supaya aku
terangkan kepada kamu sebagian daripada yang kamu perselisihkan padanya. Maka
bertaqwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku." (QS: 43 - Az
Zuhruf 63)
- Sesungguhnya Allah Dialah Tuhanku dan Tuhan kamu, maka sembahlah dia. Inilah jalan yang lurus." (QS: 43 - Az Zuhruf 64)Yesus menyuruh menyembah kepada Tuhan yang dia sembah yaitu Allah SWT. Ini membuktikan bahwa Yesus hanyalah seorang nabi, rasul atau utusan Tuhan, bukan Tuhan!."Bukan setiap orang yang berseru kepadaku : Tuhan, Tuhan! Akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di Sorga." (Matius 7:21).Yesus mengatakan bahwa "Yang masuk surga adalah orang yang melakukan menurut kehendak Bapanya." (Allah), bukan hanya berseru kepadanya : Tuhan, Tuhan!. Jika Yesus itu Tuhan, niscaya dia akan mengatakan bahwa "yang masuk ke dalam kerajaan surga yaitu mereka yang melakukan menurut kehendakk!"
-
Setiap yang menyuruh melakukan kehendak Tuhannya, pasti bukan Tuhan.
-
Yesus menyuruhnya melakukan menurut kehendak Tuhannya, berarti Yesus bukan Tuhan.
"Barangsiapa
menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan barangsiapa menyambut aku, ia menyambut
Dia yang mengutus aku." (Matius 10:40)
Ayat ini
bermakna bahwa barangsiapa yang menghormati Yesus, sama saja dia telah
menghormati Tuhan yang mengutusnya. Atau barang siapa yang mengikuti ajaran
Yesus, sama saja dia telah mengikuti ajaran yang telah mengutusnya yaitu Tuhan.
Atau barang siapa yang mempermuliakan Yesus, berarti sama saja dia telah
mempermuliakan yang mengutusnya yaitu Allah SWT. Ini membuktikan bahwa Yesus
bukan Tuhan, tapi hanya seorang utusan Tuhan.
-
Setiap yang diutus oleh Tuhan, pasti bukan Tuhan!
-
Yesus diutus oleh Tuhan, berarti Yesus bukan Tuhan, tapi utusan Tuhan.
Catatan
:
Demikian juga ummat Islam yang
bershalawat kepada Nabi Muhammad saw, berarti mereka dalam rangka menyambut yang
mengutusnya, ialah Tuhannya Nabi Muhammad yaitu Allah SWT. Pahalanya bukan
semata-mata untuk Nabi Muhammad saw, tetapi kepada mereka yang bershalawat
kepadanya.
13. Yesus mengaku
dia seorang Nabi.
"Barangsiapa
menyambut seorang nabi sebagai nabi, ia akan menerima upah nabi, dan barangsiapa
menyambut seorang benar sebagai orang yang benar, ia akan menerima upah orang
benar." (Matius 10:41).
Yesus mengaku
dia seorang yang benar dan seorang nabi, buka Tuhan!.
-
Setiap yang mengaku seorang nabi, pasti bukan Tuhan!
-
Yesus mengaku dia hanyalah seorang nabi, berarti Yesus bukan Tuhan!
Ayat tersebut
bermakna, siapa yang menganggap Yesus sebagai Nabi, dia akan menerima upah nabi.
Dan siapa yang menerima Yesus sebagai orang benar, maka dia akan menerima upah
orang benar. Keem-pat Injil, yaitu Matius 13:57, Markus
6:4, Lukas 13:33, dan Yohanes 4:44,
semuanya mencatat pengakuan Yesus bahwa dia hanyalah seorang nabi, bukan
Tuhan!
Al Qur'an juga
menjelaskan bahwa Yesus (Nabi Isa as) hanyalah seorang nabi, sebagaimana ayat
tersebut dibawah ini :
"(Isa) berkata,
"Sesungguhnya aku adalah hamba Allah. Allah memberiku kitab dan Dia menjadikan
aku seorang nabi." (Qs 19 Maryam 30)
Catatan :
Umat Islam yang
menyambut Nabi Muhammad saw sebagai seorang nabi dan seorang benar, berarti
mereka akan menerima upah sebagai seorang Nabi dan seorang benar. Semua umat
Islam bershalawat kepada Nabi Muhammad, bukan mendoakannya agar beliau selamat
di akhirat, tapi yang bershalawat itulah yang akan menerima berupa pahala
sebagai orang yang benar dan berahklak. Dan perintah untuk bershalawat, kepada
Nabi Muhammad saw adalah perintah Allah, bukan perintah Muhammad, sebagaimana
firman-Nya.
"Sesungguhnya
Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersalawat atas Nabi.[1229] Hai orang-orang
yang beriman bersalawatlah kepadanya, dan berilah salam dengan
sungguh-sungguh."[1230] (Qs 33 Al Ahzaab 56).
Shalawat Allah
kepada Nabi berarti curahan rahmat-Nya. Shalawat malaikat kepada Nabi berarti
permohonan rahmat Allah kepadanya. Allah menyuruh orang-orang mukmin bershalawat
kepada Nabi adalah sebagai perwujudan rasa kecintaan dan cara yang paling baik
untuk memelihara hubungan dengan Nabi Muhammad. Sedangkan untuk memelihara
hubungan dengan sesame muslim dilakukan dengan saling menyampaikan
salam.
"Pada waktu itu
berkatalah Yesus: "Aku bersyukur kepada-Mu, Baa, Tuhan langit dan bumi, karena
semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau
nyatakan kepada orang kecil." (Matius
11:25).
Yesus sendiri
mengaku dengan jujur dan polos bahwa dia juga mengucapkan syukur kepada Allah,
yaitu Tuhan langit dan Bumi.
-
Setiap yang bersyukur kepada Tuhan Pencipta langit dan bumi, pasti bukan Tuhan!
-
Yesus bersyukur kepada Tuhan langit dan bumi, berarti Yesus bukan Tuhan pencipta langit dan bumi!
Al Qur'an
jelaskan bahwa pencipta langit dan bumi bukan Yesus (Isa as) melainkan Allah
SWT.
"Segala puji bagi
Allah yang telah menciptakan langit dan bumi, dan menjadikan gelap dan terang,
kemudian orang-orang kafir menyamakan sesuatu dengan Tuhan mereka." (Qs 6 Al An'aam 1).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar